Sabtu, 23 November 2019

Ronaldo Tidak Bermain Saat Melawan Atlanta


Ronaldo Tidak Bermain Saat Melawan Atlanta


Maurizio Sarri (lahir di Napoli, 10 Januari 1959; umur 60 tahun) adalah seorang pelatih sepak bola berkewarganegaraan Italia. Saat ini ia Melatih Juventus F.C.. Agen Piala Euro 2020

Sarri memulai kariernya menjadi pelatih di klub-klub kecil, kemudian pada tahun 2000 ia dikontrak oleh Sansovino selama tiga tahun. Setelah itu, Sarri melatih klub Serie B, Pescara pada tahun 2005. Pada tahun 2010 ia melatih klub Alessandria di Lega Pro Prima Divisione.

Pada tanggal 11 Juni 2015, Sarri resmi melatih Napoli, menggantikan Rafael Benítez. Di klub ini dia membawa serta anak asuhnya di Empoli seperti Mirko Valdifiori dan Elseid Hysaj. Dan pada 2018 menandatangani kontrak bersama Juventus.

Mega bintang Juventus di perkirakan tidak bisa bermain saat menghadapi Atlanta di lanjutan kompetisi Serie A 2019 / 2020. Ronaldo akan absen dalam laga tersebut karena terkena cedera.

Pemain asal Portugal tersebut diketahui sedang ngambek dengan Sarri karena di tarik keluar lapangan saat Juventus menghadapi AC Milan pada minggu ke 12 Liga italia Berlangsung. Diketahui Ronaldo juga kesal saat di tarik keluar lapangan saat menghadapi Lokomotiv Moskow di Liga Champions.

Dari awal melatih Jiventus Sarri memang seringkali menarik keluar megabintang tersebut pada tengah pertandingan berlangsung. Alasan Sarri karena Ronaldo mempunyai masalah dengan lututnya dan harus di tarik keluar lapangan.

Cedera lutut lah yang membuat Sarri tidak memasukan Ronaldo ke dalam tim saat menghadapi Atlanta pada hari Sabtu 22 November 2019. Sarri ingin Ronaldo pulih secepatnya saat akan menghadapi Atletico Madrid di Liga Champions tengah pekan besok. Situs Bola Euro 2020


"Tidak perlu dijelaskan lagi soal reaksinya saat ditarik keluar. Bahkan di tingkat amatir, reaksi pasti sama," ujar Sarri dikutip dari Omnisport.

"Persoalannya hari Selasa kemarin, dia bilang kondisinya belum pulih betul. Kami pun menyiapkan program yang memungkinkan dia mengatasi cedera tersebut."

"Sudah pasti, 99 persen, dia tidak akan bermain di laga besok. Tujuannya agar dia bisa siap di Liga Champions menghadapi Atletico Madrid." Cara Daftar di Situs Agen Piala Eropa 2020

Pochettino Akan Dipertimbangkan Oleh Bayern Munich


Pochettino Akan Dipertimbangkan Oleh Bayern Munich


Mauricio Pochettino lahir di Murphy, 2 Maret 1972; adalah seorang mantan pemain sepak bola asal Argentina yang kini menjadi manajer Tottenham Hotspur. Sebelumnya ia pernah menjadi pelatih RCD Espanyol di La Liga dan Southampton FC yang berlaga di English Premier League. Agen Piala Euro 2020

Mantan pelatih Tottenham Hotspurs Pochettino  kemungkinan tidak akam menganggur lama dan akan kembali melatih dalam jangka waktu dekat. Raksasa Bundes Liga yaitu Bayern Munich sedang memikirkan untuk menarik Pochettino melatih di Liga jerman.

Pochettino yang saat ini berusia 47 tahun tersebut tengah menganngur setelah di pecat oleh Tottenham Hotspurs pada hari selasa tanggal 19 November 2019. Pemecatan Pochettino  di karenakan penampilan Tottenham yang buruk.

Disisi lain raksasa Bundes liga tersebut sedang mencari pelatih baru setelah di pecatnya Niko Kocav oleh manajemen Munchen setelah penampilan buruk Bayern Munich. Saat ini Bayern Munich dilatih Hansi Flick yang mantan asisten pelatih jaman nico Kovac. Situs Bola Euro 2020


Pelatih asal Argentina tersebut memang masuk dalam daftar pelatih yang akan di kontrak Bayern Munich. Selain Pochettino  ada nama nama pelatih top lainnya seperti Erik ten Hag (Ajax), dan mantan pelatihnya sendiri Pep Guardiola, yang kini memanajeri Manchester city.

Kemungkinan Bayern Munic mendapatkan Pochettino sangatlah besar dikarenakan sekarang dia tidak ada kontrak dengan klub manapun. Sedangkan kandidat lain masi ada kontrak seperti Erik ten Hag yang masi menangani Ajax dan Pep Guardiola yang masi melatih Manchester City.

Bayern munic bukan lah satu satunya klub yang ingin mendapatkan jasa Pochettino . Tersiar kabar bahwa raksasa Spanyol yang bermarkas di Madrid juga menginginkan jasa Pochettino  untuk melatih di Real Madrid pada musim 2020. Cara Daftar di Situs Agen Piala Eropa 2020

Akan tetapi, sebuah klausul dalam kesepakatannya dengan Tottenham bisa menghambat Pochettino untuk segera kembali ke bangku cadangan. Pochettino dilarang melatih klub selama tiga sampai enam bulan, kalau tidak Spurs tidak akan membayar sisa kompensasinya.

Jumat, 22 November 2019

Juventus akan Korbankan Ronaldo Demi Pogba dan Mbappe




Juventus akan Korbankan Ronaldo Demi Pogba dan Mbappe


eropasport.com - Ahli sepakbola, Eduardo Inda, menilai bahwa Juventus harus mengorbankan Cristiano Ronaldo apabila ingin mendatangkan Paul Pogba dan Kylian Mbappe dimusim panas 2020 nanti. Nama kedua pemain ini masuk didalam daftar belanja Juventus untuk musim depan.

Akan tetapi, Juventus mungkin akan kesulitan untuk mendatangkan Pogba maupun Mbappe apabila masih memiliki Ronaldo. Juventus harus melego Ronaldo ke klub lain untuk dana segar untuk memboyong kedua pemain itu. Agen Piala Euro 2020
 
Jika Juventus terus mempertahankan Ronaldo dan berusaha membeli Pogba dan Mbappe, Juventus bakal direpotkan dengan gaji besar nantinya. Dengan memiliki tiga pemain dengan predikat megabintang disatu tim tidak mudah untuk Juventus, sekalipun Juventus salah satu raksasa di Eropa.

Seandainya Juventus harus memilih diantara Ronaldo, Pogba, dan Mbappe, Juventus wajib berpikir realistis. Pogba yang berusia 26 tahun dan Mbappe 20 th jauh lebih muda dari Ronaldo yang sudah berusia 34 tahun. Maka lebih baik Juventus menjual Ronaldo. Situs Bola Euro 2020

" Juventus ingin menandatangani Pogba dan Mbappe. Saya merasa ini akan menjadi sulit untuk mereka, terutama batasan gaji. Jika mereka ingin menandatangani pemain ini, mereka harus merelakan Ronaldo meninggalkan klub dan semua akan sangat mungkin " ucap Inda. Event Piala Euro 2020

Walau begitu, Juventus tidak boleh melakukan blunder di bursa transfer musim panas 2020. Seandainya mereka melakukan kealahan, hal ini juga akan menjadi skenario terburuk mereka, mereka harus kehilangan Ronaldo dan tidak mendapatkan tanda tangan Pogba dan Mbappe.