Sabtu, 19 Oktober 2019

Pep Anggap Wajar City Kehilangan Poin




Pep Anggap Wajar City Kehilangan Poin


eropasport.com - Pep Guardiola tidak khawatir Manchester City sudah menelan kekalahan dua kali di awal musim. Hal itu dianggap wajar dan ada saatnya City akan on fire.

City sudah tertinggal delapan poin dari Liverpool yang menempati puncak klasemen Premier League. Liverpool masih sempurna dari delapan pekan yang lalu, dibandingkan City sudah kehilangan tiga poin. Agen Piala Euro 2020

Selain diimbangi Tottenham Hotspur, hal yang cukup mengejutkan bisa kalah dari Norwich City dan Wolverhampton. Ini bukanlah awal musim yang diinginkan Guardiola.

Ditambah lagi derita City ketika kehilangan dua bek andalannya, John Stones dan Aymeric Laporte karena cedera. Kondisi ini akan menyusahkan City untuk mengejar Liverpool. Situs Bola Euro 2020

Akan tetapi, dengan situasi ini, Guardiola mengaku tidak khawatir dengan kondisi saat ini, karena setiap tim pasti ada masa bagus dan jelek di setiap musim. Ditambah lagi awal musim, setiap tim pasti masih beradaptasi.

" Selama 11 tahun, tidak ada tim yang mampu mempertahankan gelar juara. Tentu saja itu sangat sulit, " ucap Guardiola. Event Piala Euro 2020

" Namun, sekarang kami punya rival yang sulit dikalahkan. Delapan laga, dengan delapan kemenangan. Hal ini sudah membuat kita kalah, dan klub besar di Spanyol juga kalah, di Italia juga kalah, di sini kami akan menghadapi juara Eropa yang belum kalah sama sekali, " sambungnya.

" Ini akan menjadi sulit. Beberapa laga lalu seharusnya kami bisa menang, tapi kami dihukum karena kesalahan yang kami buat. Ada naik-turunnya kok sepanjang musim ini. Kami mencoba lebih baik dan mencoba meningkatkan itu. "


" Mari kita lihat bersama sama, aoa yang akan terjadi di akhir musim ini. Wajar saja ketika menjadi juara dua musim beruntun, akan lebih sulit kehilangan poin di bulan April dan Maret. Tapi ini kan baru awal musim, dan wajar untuk kehilangan poin. " 

City akan menghadapi Crystal Palace di Selhurst Par, Sabtu 19 Oktober 2019 malam WIB.

Jika Benny Erwin Jadi Ketum PSSI, Timnas Minimal Juara AFF




Jika Benny Erwin Jadi Ketum PSSI, Timnas Minimal Juara AFF


eropasport.com - Benny Erwin, sebagai ketua umun PSSI, berambisi untuk memperbaiki prestasi Timnas Indonesia. Apabila dia terpilih, Benny menargetkan Timnas Indonesia minimal juara Piala AFF.

Benny menjadi salah satu pelamar posisi ketua umum PSSI 2019-2023. Dia akan bersaing dengan 10 calon lainnya,Aven Hinelo, Vijaya Fitriyasa, Bernhard Limbong, Ferry Dhemy Francis, Mochamad Iriawan, Rahim Soekasah, dan juga La Nyala Mattalitti. Ditambah tiga calon lain yang menang banding, Arif Putra Wicaksono, Sarman, dan Yesayas Oktavianus. Agen Piala Euro 2020

Benny memiliki ambisi untuk membuat Timnas berprestasi kembali. Dia mengaku terpukul melihat prestasi timnas yang terus jeblok. Bahkan di Kualifikasi Piala Dunia 2022, Indonesia dipaksa menderita kekalahan di empat pertandingan, 2-3 dengan Malaysia, 0-3 dengan Thailand, 0-5 dengan Uni Emirat Arab, dan 1-3 dengan Vietnam.

" Indonesia bisa dibilang negara besar loh, Amerika Serikat bagus dengan bola basketnya, India dengan kriket, tapi bolanya sudah bagus, China juga sudah bagus bolanya, tapi kita negara besar dengan memiliki penonton nomor satu terbesar di Asia. Kenapa tidak diiringi dengan timnas kita ? " ujar Benny. Situs Bola Euro 2020

" Timnas kita semakin menurun. Dulu saat melawan Vietnam kita menang 7-0, 5-0, sekarang sama Filipina saja kalah, peringkat kalah. Apa jangan-jangan nanti sama Timor Leste kita juga kalah? Rangking juga jauh. Saya terbebani lah. "

" Apakah voter memiliki misi dan niat yang sama dengan saya untuk membangun sepakbola. Apabila voter bersih, kita rangkul mereka. Kita semua ingin untuk bisa lolos piala dunia, tapi harus bertahap. Pertama kita tembuskan SEA Games, Piala AFF. Piala AFC, selanjutnya Asia, baru bisa ke Piala Dunia. Hal ini tidak mudah, kita lihat Jepang dulu di bawah kita, sekarang levelnya melawan Inggris masih bisa imbang. "

" Jadi bila saya menjadi ketum, tahap paling dekat menjadi juara AFF, lalu SEA Games. Nah, untuk Piala Dunia untuk waktu dekat tidak mungkin. Dalam waktu empat tahun kita akan menyiapkan tim yang benar-benar untuk lolos kualifikasi dulu, " kata dia. Event Piala Euro 2020

Mengenai pelatih timnas, dia berpendapat tidak harus terus menerus menggunakan asing. Karena pelatih lokal Indonesia tidak kalah bagus.

" Pelatih lokal juga bagus kok, dan sudah A Pro AFC. Masih ada Rahmad Darmawan, Widodo C. Putro, Indra Sjafri, kita punya banyak pelatih lokal. Sebenarnya tanpa asing kita juga mampu. Kemarin pelatih Luis Milla bagus, akan tetapi kita tidak mau sabar, " ujarnya.

" Kita bisa duduk bersama dengan Luis Milla untuk membuat program, kami panggil semua pelatih lokal dan adu dengan beliau, Disini timnas ada usia 16, 19, 22, senior, ada empat. Seandainya kita bisa bekerja sama dengan Luis Milla. "

Liverpool Perpanjang Kontrak Joel Matip




Liverpool Perpanjang Kontrak Joel Matip


eropasport.com - Joel Matip, bek Liverpool diberikan kontrak baru. Liverpool memperpanjang kontrak Matip sampai musim panas tahun 2024.

Pemain berusia 28 tahun itu bergabung ke Liverpool pada tahun 2016 usai ditransfer secara gratis dari Schalke 04. Matip berangsur-angsur menggeser posisi Joe Gomez dan Dejan Lovren dan sebagai partner duet Virgil van Dijk di posisi bek tengah. Agen Piala Euro 2020

Selama lebih dari tiga musim, Matip sudah tampil sebanyak 107 kali untuk Liverpool di seluruh kompetisi. Pemain internasional Kamerun mendapat peran penting dalam kesuksesan timnya menjuarai Liga Champions 2018/2019 dan menjadi puncak klasemen sementara Liga Inggris di awal musim ini.

" Senang rasanya bisa menjadi bagian dari klub ini lebih lama. Rasanya benar-benar luar biasa, " kata Matip. Situs Bola Euro 2020

" Dari luar kita melihat Liverpoll sebagai klub besar, akan tetapi ketika berada didalamnnya, anda bisa merasakan bagaimana besarnya klub ini. Di seluruh negara, banyak sekali penggemarnya. Ini adalah klub yang hebat dan setiap pemain ingin berkostum Liverpool. " Event Piala Euro 2020

" Banyak hal yang masih bisa dicapai. Anda tidak pernah tahu bagaimana akhirnya, Anda hanya harus bekerja dan melakukan yang terbaik yang Anda bisa, dan kita bisa lihat nanti. Ini menjadi sebuah kehormatan bisa menjadi bagian dari klub ini. Hal ini membuat aku bahagia karena mereka melihat aku melakukan pekerjaan yang bagus dan ingin mempertahankan aku, " tambah Matip.

Matip akan kembali bermain di laga big match menghadapi Manchester United pada Minggu 20 Oktober 2019. Sebelumnya, Matip absen di dua laga terakhir Liverpool menghadapi Red Bull Salzburg dan Leicester City karena cedera.