Minggu, 18 Agustus 2019

Jonas Folger Masih Bimbang


Jonas Folger Masih Bimbang

gunungemas.net - Jonas Folger rider asal Jerman ini masih bingung untuk memilih yang mana diantara 2 opsi untuk kariernya di ajang Grand Prix yang akan diselenggarakan musim depan.

Pria yang lahir pada 13 Agustus 1993 ini sudah menunjukan bakatnya dalam dunia balap sejak usia remaja bermain Dirt Bikes. Akhirnya ada seorang pemandu bakat pun mengajaknya untuk bergabung berasma MotoGP academy.

Pada tahun 2006 Folger  mulai mengikuti kejuaraan CEV Spanyol dan meraih peringkat ketiga klasemen akhir. Berlanjut pada tahun 2008 Folger sudah mulai mengikuti musim pertamanya di kejuaraan 125cc dan menghabisakan enam musim dengan dua kali menang di ajang Grang Prix.

MotoGP

Folger memulai karier bersama MotoGP pada 26 Mei 2016 untuk bergabung bersama tim Monster Yamaha Tech 3 dan berhasil meraih posisi kesepuluh dalam debut balapannya di GP Qatar tahun 2017.

Karier Folger pun terangkat bersama Yamaha Tech 3 dan menggebrak di seri kandangnya, yaitu finis kedua setelah bersaing sengit dengan Marc Marquez sepanjang balapan. Tak lama setelah itu pada tahun 2018 memilih untuk vakur karena masalah kebugaran.

Namun bekalang ini Folger pun kembali turun di ajang Moto2 menggantikan Khairul Idam Pawi sementara karena cidera tangan yang dialami. Bersama Petronas Sprinta Racing Folger mengikuti lima race di Catalunya, Assen, Sachsenring, Brno, dan Austria namun gagal meraih poin.

"Saya harus memikirkan apa yang lebih baik untuk saya, yaitu menjadi pembalap seutuhnya, atau menjadi test rider dengan fasilitas Wildcard seperti yang dilakukan Stefan Brandl dengan Honda. Tawaran ini sangat menggoda bagi saya, karena ada banyak hal yang bisa berjalan salah di Moto2." tutur Folger - gunungemas.net

Moto2

Menurut Folger bawha risiko paling tinggi da di Moto2, Kalaupun ia mengerahkan seluruh kemampuan, kemungkinan ia tak bisa kembali berlaga di papan atas seperti pada musim 2014-2016. Ia akan kesulitan mendapatkan kesempatan menjadi Test Rider jika performa balapnya buruk.

Sementara ia sedang dalam masa menggantikan Pawi, Folger merasa  di Moto2 sudah tidahlah mudah.

" Start saya mengalami kemunduran. saya kurang pengalaman karena terlalu lama tak balapan. Saya harus  belajar lagi, karena kecepatan saya sudah ada, kemampuan ini bisa sedikit demi sedikit." tutur Folger - gunungemas.net

Bukan Pemeran Utama Petronas

Musim depan Petronas Sprinta Racing mengatakan, saat bernogosiasi dengan Folger akan menurunkan pebalap kedua pada musim depan. Karena Folger sadara bahwa bukan dia lah yang jadi pilihan utama mereka.

"Logis bernegosisasi dengan petronas. Kami telah melakukannya. Usai banyak balapan, kelas negosiasi ini tak berjalan mudah. Jujur saja saya memang bukan pilihan mereka. Saya dapat tawaran lain, tapi saya harus menunggu sampai para rider papan atas menemukan tempatnya. Setelah itu, barulah giliran saya." Pungkas Folger - gunungemas.net


EmoticonEmoticon