Kamis, 15 Agustus 2019

Kami Tidak bisa menahan Dia Ucap Juru Bicara Klub


Kami Tidak bisa menahan Dia Ucap Juru Bicara Klub


Jerman - Pemain sayap kanan timnas Inggris dan Borussia Dortmund yang baru berusia 19 tahun yakini Jadon Sancho, Berkat penampilannya yang cemerlang dan performa yang baik membuatnya mendapat sorotan dan perhatian khusus dari klub klub raksasa Eropa.

Dikarenakan penamilan yang menjanjikan dan performa yang baik kemungkinan winger tersebut tidak akan bertahan di Borussia Dortmund. Borussia Dortmund pun menyadari hal tersebut dan tidak akan melarang atau mencegahnya jika Jadon Sancho ingin meniti karier di luar Jerman.

Jadon Sancho yang baru berusia 19 tahun tersebut membuat Borussia Dortmund menjadi tim terbaik Bundes Liga, Dikarenakan dalam 34 pertandingan yang dilakoninya dia berhasil menceploskan sikulit bundar ke gawang lawan sebanyak 12 gol dan 14 asisst untuk kawan satu timnya untuk mencetak goal.

Winger Borussia Dortmund tersebut di banjiri tawaran untuk bergabung dengan Klub elit di luar jerman seperti Manchester United, Real madrid dan Liverpool menginginkan dia. Meskipun Jadon Sancho masi punya kontrak dengan Borussia Dortmund sampai tahun 2022 mendatang.

Baca juga : Zidane Ingin Mengundurkan Diri Dikarenakan Perez Ingkar Janji

Salah satu Klub Liga inggris yakini Manchester united berkali2 untuk menawar Jadon Sancho dengan harga mahal sekitar 80 - 90 juta pound yang di bandrol Dortmund  membuat Setan merah tidak dapat menyanggupinya. Sedangkan CEO Dortmund Hanz-Joachim Watze meyakini bahwa dia akan pergi dari Dortmund 

"Saat Anda memiliki seorang pemain seperti Jadon Sancho, Anda harus menaksir situasinya setiap tahun. Hal-hal lainnya tidak akan terus terang. Kalau seorang pemain asing tidak yakin bahwa klubnya sekarang tepat untuk dia dalam waktu tertentu, maka itu tidak masuk akal."

"Seorang petinggi dari salah satu klub bertanya kepada saya apakah ada peluang [merekrut Sancho], tapi saya bilang di langsung bahwa dia mesti melupakan hal itu dan dia tidak pernah mengontak lagi," ungkap Watzke.


EmoticonEmoticon