Sabtu, 07 September 2019

Legenda Inggris Menyebut Jika Penyerang Muda Tidak Ada Insting Membunuh


Legenda Inggris Menyebut Jika Penyerang Muda Tidak Ada Insting Membunuh


Manchester United - Mantan penyerang Inggris dan beberapa klub raksasa menyebut kalau Untuk seorang penyerang membutuhkan intsting pembunuh untuk mencetak gol. Agen Piala Euro 2020

Michael Owen mantan penyerang beberapa klub raksasa Eropa. Menyebutkan kalau penyerang muda Manchester United yaitu Marcus Rashford tidak layak di sebut penyerang MU dikaranakan dia tidak mempunyai insting untuk mencetak gol di dalam kotak pinalti.

Kemungkinan posisi Marcus Rashford yang sejatinya bukanlah murni seorang penyerang. Namun semenjak di Manchester United dia di paksa untuk menjadi seorang penyerang. Sebelumnya Owen mngatakan kagum atas Marcus Rashford di beberapa penampilannya.

Bersama Manchester United dan timnas Inggris dengan penampilan gemilang membuat Owen kagum. Owen juga mengungkapkan kalau Marcus Rashford mempunyai skil dalam mengolah sikulit bundar lebih baik dari pada dirinya saat masi bermain di lapangan hijau.

Namu Owen berkomentar lain untuk Marcus Rashford yang dinilai masi ada yang kurang dari dirinya. Marcus Rashford dinilai tidak mempunyai insting atau naluri sebagai pembunuh di dalam kotak pinalty atau di depan gawan lawannya. Selama berkarier Rashford  mencetak 12 gol permusim dimulai dari 2015.  Situs Bola Euro 2020

Karier Rashford yang terbaik pada musim lalu yang mencetak 10 gol di Premier League musim 2018 / 2019.Owen juga menambahkan bahwa naluri untuk mencetak gol tumbuh secara alami dan bukanlah hasil dari latihan. Rashford tak memiliki hal tersebut karena saat di tim junior, produk akademi MU ini tak benar-benar ingin menjadi ujung tombak.

"Saya tidak berpikir mencetak gol adalah apa yang dia inginkan,"Saya menilai performa secara keseluruhan, terkait kontribusi untuk gol, assist, semuanya. Dia pemain lebih baik dari saya," sambungnya.

"Dia memiliki sentuhan dan skill luar biasa yang tidak pernah saya miliki. Namun dia tidak memiliki naluri pembunuh seperti yang saya miliki."Hal ini membuat saya hanya sekadar kagum. Pemain seperti Robbie Fowler, Sergio Aguero atau Harry Kane - orang-orang ini punya hasrat untuk mencetak gol. Saya pikir dia tidak memilikinya."


"Anda bisa melatih soal penyelesaian akhir. Namun, saya merasa itu tak bisa dilakukan untuk menambah naluri gol dan bagaimana hal tersebut bisa terbentuk,"

"Aku tahu Rashford tidak pernah menjadi penyerang tengah semasa kecil. Dia selalu ingin bermain melebar atau sebagai pemain nomor 10. Saya tahu pelatihnya di akademi MU selalu mendorongnya untuk menggiring bola dan masuk ke kotak penalti untuk mencetak gol. Cara Daftar di Situs Agen Piala Eropa 2020

"Itu bukan murni keinginannya. Dia selalu berada di luar kotak penalti, punya skill dan segala sesuatu yang lainnya. Dia akan selalu mencetak jumlah gol yang lumayan. Dia benar-benar pemain yang sangat berbakat".Namun ketika Anda menyebut Aguero, ia adalah seorang berdarah dingin yang terus-menerus memikirkan gol. Saya tidak berpikir (Rashford memilikinya)," jelas pria 39 tahun ini


EmoticonEmoticon