Sabtu, 07 September 2019

Penghargaan Untuk Pelatih Lulusan AFC Pro




Penghargaan Untuk Pelatih Lulusan AFC Pro



Ada 20 pelatih yang mendapatkan penghargaan peserta lulus lisensi kepelatihan AFC Pro dari PSSI.
Sebelumnya PSSI menagadakan program kepelatihan standar pelatih dengan lisensi AFC Pro sejak tahun lalu. Ada 20 pelatih yang diberangkatkan ke Spanyol untuk menyelesaikan kelima kursus lisensi AFC Pro selama beberapa bulan.
PSSI menjadikan program ini prioritas mengingat persyaratan AFC di tahun 2020, karena pelatih di kompetisi profesional level atas wajib memiliki Lisensi AFC Pro.
Perayaan tersebut dilakukan di Hotel Atlet Century, Jakarta, Jumat 6/09/2019 yang juga dihadiri Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria, Head Of Coach Education and Senior Technical Advisor PSSI, Bader Ahmad bersama 20 pelatih.

Beberapa 20 pelatih yang mendapatkan pelatihan itu adalah Nilmaizar, Aji Santoso, Rahmad Darmawan, Indra Sjafri, Yeyen Tumena, Djadjang Nurdjaman, Widodo C Putro, Mundari Karya, Lestiadi, Rudy Eka, Seto Nurduantoro, dan beberapa pelatih lainnya. Masing masing peserta diberikan piagam sebagai simbolis. Agen Piala Euro 2020

Tisha mengaku bangga dengan ke 20 pelatih bisa mendapatkan lisensi AFC Pro itu. Dia berharap para pelatih bisa membagikan ilmunya untuk sepak bola Indonesia. Situs Bola Euro 2020\

" Dengan bangga PSSI membersembahkan 20 lulusan pertama AFC Pro diploma Indonesia. Ini juga pertama kalinya AFC mengakui untuk bisa menyelenggarakan pro diploma lisensi Indonesia. Hal ini merepakan satu terobosan untuk sepak bola Indonesia " ucap Tisha
" Akan tetapi kami lupa saat membicarakan pemain, teori utamanya yaitu best coach ya pasti akan ada best player. Tanpa adanya pelatih yang terbaik, kita juga tidak akan mendapatkan pemain terbaik juga.. PSSI berterimakasih atas keikut sertaannya para pelatih yang mengikuti lisensi pro di PSSI. Semoga ilmunya berguna dan diterapkan kepada diri sendiri dan juga tanah air " tutupnya.

Dengan sudah berbekal lisensi AFC Pro, membuat Indra Sjahri makin termotivasi. Bukan hanya sekedar stempel yang didapatkan tapi dia juga ingin membagikan ilmunya untuk Indonesia.
" Jauh dari itu ada pengalaman. Pengalaman tersebut diberikan untuk memberikan kesempatan untuk bisa melatih di liga Indonesia. Kami pun akan menerapkan pelajarab ibu, tutup Tisha.



EmoticonEmoticon