Jumat, 25 Oktober 2019

Cerita di Balik Logo Piala Dunia U-20 2021




Cerita di Balik Logo Piala Dunia U-20 2021


eropasport.com - Logo Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia sempat viral di media sosial. Ada cerita di balik logo yang diluncurkan PSSI itu. Ada apa ya?

PSSI mengumumkan bahwa Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 pada Kamis 24 Oktober 2019. Indonesia berhasil menyisihkan Brazil dan Peru didalam proses bidding. Agen Piala Euro 2020

Tidak lama kemudian, PSSI langsung memperkenalkan logo Piala Dunia U-20 2021. Di logo tersebut, ada tulisan Indonesia 2021 dalam bentuk aksara Jawa akan tetapi berhuruf latin.

Huruf dalam tulisan itu menjadi viral di media sosial. Banyak yang mengkritik, karena PSSI tidak menyertakan nama pembuat font tersebut. Situs Bola Euro 2020

Adien Gunarta, pria asal Probolinggo, Jawa Timur adalah pembuat font berbentuk aksara yang digunakan di tulisan Indonesia 2021. Dia membuat bentuk huruf itu di suatu forum online desain huruf yang bebas dipakai siapapun.

Akan tetapi, karya Adien ini mendadak digunakan tanpa pemberitahuan, ditambah lagi digunakan oleh lembaga resmi di Indonesia. Hal ini membuat itu viral di media sosial. Mengenai hal itu, Adien pun mengomentarinya.

" Intinya saya senang sih, soalnya kayaknya bisa digunakan di acara besar, FIFA World Cup, " ujar Adien. Event Piala Euro 2020

Mengenai karyanya yang digunakan tanpa konfirmasi terlebih dahulu, Adien yang merupakan lulusan Universitas Airlangga menilai dari segi etika memang kurang baik. Meskipun lisensinya bebas, Adien menilai seharusnya etika menggunakan karya seseorang yang harus dikedepankan.

" Kalau dipandang dari segi etika, sebaiknya disebut ya nama pembuatnya. Ini hanya dari segi etika saja sih. Tapi di internet kan banyak orang langsung ambil saja, tidak perduli, tidak beli izinnya, " ucapnya lalu tertawa.

Adien juga menjelaskan, PSSI sudah menghubunginya saat permasalahannya hurufnya viral. Dia juga menjelaskan, PSSI berjanji akan kembali menghubunginya seandainya fontnya benar benar digunakan.

" Sebenarnya tidak perlu izin ya, karna memang fontny kan ditujukan untuk dipakai orang seluas-luasnya. Tapi, tadi waktu sudah viral, ada orang dari PSSI yang mengonfirmasi bilang ke saya ' Oh iya mas, saya yang pakia fontnya. Mohon maaf mas, belum ngabarin dulu'," kata Adien.

" Lalu dia minta izin gitu mengenai font yang dia gunakan. Baru ajatdi dia ngomong, setelah viral baru respons. "


" Tadi juga dikabari sih, itu kan logo proposal, belum tau akan fix atau tidak buat dipakai di tahun 2021. Terus orang PSSI itu mengabarkan, kalau tetap menggunakan font itu, akan dikabari. " ungkapnya.

Direktur Media dan Digital Promosi PSSI, Gatot Widagdo, mengatakan pihaknya sudah mengonfirmasi kepada Adien selaku pembuat font.

" Tidak ada masalah kok. Kami sudah konfirmasi, " ujarnya singkat.


EmoticonEmoticon