Selasa, 05 November 2019

Reaksi Son Heung-Min Dianggap Berlebihan





Reaksi Son Heung-Min Dianggap Berlebihan


eropasport.com - Son Heung-Min menunjukan reaksi terpukul setelah insiden patah kaki yang dialami Andre Gomes. Walau begitu, ada yang emnganggap reaksi kesedihannya berlebihan.

Son Heung-Min dihajar kartu merah setelah menekel Andre Gomes di pertandingan Tottenham Hotspur vs Everton dalam lanjutan Liga Inggris pada Minggu 3 November 2019. Tekel itu membuat Gomes terjatuh dan menabrak bek Spurs, Serge Aurier dan menyebabkan dirinya mengalami patah pergelangan kaki kanan. Agen Piala Euro 2020

Melihat kondisi Gomes, Son langsung syok. Bahkan dia harus di tenangkan sejumlah pemain Everton dan Spurs sebelum akhirnya meninggalkan lapangan. Rekan setimnya, Dele Alli menyebut pemain asal Korea Selatan itu menangis karena kejadian itu.

Walau begitu, beberapa opini reaksi yang ditampilkan Son tidak murni rasa bersalah. Eks pemain Liverpool yang sekarang menjadi pundit, Stand Collymore,mengatakan reaksi Son berlebihan dan hanya dilakukan untuk menghindari penghakiman publik. Situs Bola Euro 2020

" Sebagai pesepakbola, terutama mereka yang mengalami cedera parah, kalian mungkin lebih bisa mengontrol hal-hal seperti ini daripada orang kebanyakan. Saya rasa itu reaksi Son Heung-min dan rekan setimnya, Serge Aurier menjadi salah satu yang membuat saya tidak nyaman akan kejadian itu, " tulis Collymore.

" Saya tidak mengatakan mereka tidak boleh kecewa atau sedih, itu hal normal dari manusia. "

" Tapi sekarang saya sangat terganggu dengan para pemain dan manajer yang berpikir mereka harus menunjukkan reaksi emosional yang luar biasa karena dampak yang akan mereka dapat apabila mereka tidak melakukannya. " Event Piala Euro 2020

" Reaksi Son terlihat layaknya dia memikirkan orang-orang di sepakbola, dari wasit hingga fans yang akan menghujatnya, walaupun kita semua bisa melihat dia tidak sengaja mencederai Gomes. "

" Saat ini, pesepakbola seperti harus berekspresi secara berlebihan di hadapan opini publik dan hal ini harus segera dihentikan, " tutup Collymore.


EmoticonEmoticon